Kebahagiaan Sebabkan Kesuksesan

Kebahagiaan Sebabkan Kesuksesan

Penulis bersama Anggota DPR dan Anggota Lembaga Pengkajian MPR,Hajriyanto J Tohari, Adi Santika dan Dasman Djamaludin kemarin, Kamis,3 Maret 2015 membahas tuntas tentang Psikologi Positif dan Manusia Indonesia dalam perspektif Pancasila dan Kebhinekaan.
Ditengah-tengah masyarakat modern sekarang ini, rasa saling menghormati sebuah perbedaan merupakan barang langkah. Namun sebenarnya hal ini bisa ditumbuhkan kembali dalam diri masyarakat, melalui psikologis positif dalam konteks Pancasila.

"Psikologis positif dalam konteks Pancasila ini adalah bagaimana bisa menerima segala sesuatu dengan positif," kata Trinirmalaningrum, Direktur Utama Perkumpulan Skala kepada wartawan disela-sela acara Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat yang diselenggarakan Perpustakaan MPR di Kompleks Parlemen,Senayan, Jakarta, Kamis (3/3/2016).
 
Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat kali ini membedah buku berjudul "Psikologis Positif dan Manusia Indonesia dalam Konsteks Pancasila dan Kebhinekaan" karya Jojo Rahardjo, dengan menghadirkan narasumber antara lain bekas Wakil Ketua MPR RI Harjanto Y Tohari.

Melanjutkan pernyataannya, bahkan Rini melihat kalau yang berkembang di masyarakat lebih mementingkan individual. Karenanya dengan positif psikologi ini, diharapkan bisa dikembangkan dan kembali saling menghormati, termasuk dalam menerima perbedaan jadi jauh lebih baik.

Sedang dikaitkan dalam persoalan politik, misalnya dalam pengambilan kebijakan positif pesikologi juga bisa digunakan, khususnya dalam menyikapi berbagai kebijakan.

"Jadi bukan sekedar berbeda dengan lawan politik, tetapi apakah ini memang kebijakannya akan berguna untuk masyarakat," imbuhnya.

Sementara dalam buku yang ditulisnya, Jojo memaparkan bahwa positive psychology  (psikologi positif) adalah bagaimana meningkatkan kebahagiaan untuk memaksimalkan kualitas hidup.Hal ini berbeda dari ilmu psikologi di masa awal sebelumnya yang lebih melihat psikologi sebagai ilmu yang mempelajari apa yang salah atau sakit dalam jiwa manusia.

"Kajian mengenai kebahagiaan ini sekarang diminati di mana-mana di seluruh dunia. Bahkan juga telah diminati oleh banyak pelaku bisnis," jelasnya.

Dulu tambah Jojo, orang mengira bahwa kebahagiaan (positivity) akan diperoleh setelah mendapatkan kesuksesan. Namun berbagai penelitian positive psychology membuktikan yang sebaliknya yaitu: kebahagiaanlah yang menyebabkan kesuksesan.